Saturday, January 6, 2018

Sakitnya perjuangan



************************

Aku takut....
Aku takut...
Aku takut..

Kata-kata itu selalu muncul dipikiranku..
Kata-kata yang bisa membunuhku secara perlahan..

Sungguh..
Aku ingin bukti atas apa yang pernah kamu janjikan kepadaku..
Diatas sana..
Di taman itu...
Mungkin rumput2 itu bisa menjadi saksi janji manis yang pernah kamu ucapkan..
Bunga-bunga itu telah menyimpan semua memori kenangan saat pertama kali kita bertemu..
Mengucapkan janji sehidup semati..
Dan berjanji tidak akan saling menyakiti..
Saling percaya dan selalu berbagi..
Suka.. maupun duka..
Tolong..
Jaga perasaanku ini..
Karena aku tak mau terluka..

Waktu itu..
Kamu adalah orang yang tidak pernah bisa diam mencari jawaban atas kesetiaanku..
Kamu selalu bertanya dan meminta aku untuk berjanji kepadamu..
Kamu lah orang yang sangat takut kehilanganku..
Kamu takut aku mengkhianatimu..
Kamu takut aku akan berpaling darimu..
Kamu takut aku akan meninggalkanmu..
Kamu takut terluka lagi..

Dulu kamu pernah berjanji kepadaku..
Kamu tidak akan pernah menyakitiku..
Secara fisik maupun perasaan..
Dan kamu berjanji rela berkorban apapun resikonya..
Kamu akan selalu ada untukku..
Kapanpun dan dimana pun..

Apakah kamu masih ingat kata-kata itu?

Kini kata-kata takut itu menjadi anak panah yang sewaktu-waktu bisa membunuhku sendiri..
Ya..
Membunuhku seketika

Sungguh..
Aku sangat menyayangimu lebih dari apapun..
Tolong..
Jangan pernah ingkari janji yang pernah kita ucapkan bersama waktu itu
Aku telah berjanji..
Kepada Allah..
kamu akan menjadi cinta terakhirku..
Aku tak mau lagi bermain perasaan..
Aku ingin kita serius menjalani hubungan untuk bisa hidup bersama kelak suatu saat nanti..

Sungguh..
Aku sangat takut terluka..
Aku tak mau kamu memainkan perasaanku..
Jangan biarkan aku meneteskan air mata..
Tolong..
Jangan membuatku kecewa..
Jangan sakiti aku dengan sikapmu..
Jangan mengucapkan hal bodoh itu segampang itu..
Hal bodoh yang bisa membuat kita berpisah..
Karena aku sudah menyayangimu..
Dan telah kuberikan semua hati dan jiwa ragaku ini untukmu..
Simpan dan jaga kepercayaan ini yang telah aku berikan kepadamu..

Crack 💔

Kamu adalah apa yang selalu aku perjuangkan
Dan aku adalah apa yang selalu berusaha kau lepaskan
Bahagiamu memang buka untukku
Dan senyum indahmu bukan karena ku
Dan kini aku memilih untuk pergi
Setelah sabarku tak mampu membuatmu tersadar
Setelah segala perhatianku
Tak cukup kau hargai
Terimakasih atas keindahan yang telah kau suguhkan
Dan sekaligus kau ACUHKAN!

From ig : yusufilasafa

Friday, January 5, 2018

Terimakasi untuk segalanya

Ajari aku untuk mundur perlahan..
Bila itu cara terbaik untuk membuatmu tenang..,
aku siap dengan segala resiko yang ada..
Aku memang menyayangimu..
Tetapi.. jika rasa sayangku ini membuatmu terganggu..
maka biarkanlah aku ini pergi dengan penuh luka hati..
Mungkin kamu bukanlah orang yang tepat untukku..
Dan aku bukanlah orang yang tepat untuk bisa memahamimu..
Apa mungkin kamu sudah tidak lagi mencintaiku?
Jika iya, tolong katakan itu sejujurnya..
Jangan membuatku merasa bersalah atas apa yang tidak pernah aku ketahui dan aku lakukan..
Jujur..
Sangat sulit bagiku untuk menyesuaikan sikapmu..
Kata katamu selalu membuat sakit hatiku..
Tanpa pernah kamu sadari itu..
Tapi.. aku terima semua kata-kata itu dengan ikhlas..
Karena aku tau aku memang seperti yang kamu ucapkan
Dan aku sadar aku memang manusia dengan seribu kekurangan..
Mungkin memang banyak yang sayang kepadaku...
Yang ikhlas menerimaku apa adanya..
Yang rela berkorban untukku..
Tapi aku tak pernah pedulikan itu..
Karena aku cuma sayang kepadamu..
Mungkin..
Jika memang aku tidak menyayangimu..
Dari awal pasti aku langsung meninggalkanmu..
Sebelumnya, Tak pernah sekalipun aku takut kehilangan seseorang..
Jika aku mau..
Pasti langsung aku tinggalkan..
Aku mencoba bertahan mengabaikan rasa sakit dan kecewa didalam hati
Hanya karena aku takut kehilanganmu..
Aku sayang kamu
Sadarilah itu..
Selama ini.. aku bertahan berharap ada jawaban atas semua kesabaranku..
Akan tetapi semua itu tak berarti sia-sia..
Mungkin ini waktu yang tepat aku pergi dari kehidupanmu
Terimakasih kamu yang pernah ada didalam hati ini..
Semoga kamu bisa menemukan sosok yang bisa memahamimu..
Dengan ikhlas dan sabar lebih dari aku..
Semoga kamu bahagia dengan pilihanmu..